Jumat, 23 November 2012

MOTOGP

Sejarah MotoGP


Kejuaraan dunia untuk balap motor pertama kali diselenggarakan oleh Fédération Internationale de Motocyclisme (FIM), pada tahun 1949. Pada saat itu secara tradisional telah diselenggarakan beberapa balapan di tiap even untuk berbagai kelas motor, berdasarkan kapasitas mesin, dan kelas untuk sidecars (motor bersespan). Kelas-kelas yang ada saat itu adalah 50cc, 125cc, 250cc, 350cc, dan 500cc untuk motor single seater, serta 350cc dan 500cc untuk motor sidecars. Memasuki tahun 1950-an dan sepanjang 1960-an, motor bermesin 4 tak mendominasi seluruh kelas. Pada akhir 1960-an, motor bermesin 2 tak mulai menguasai kelas-kelas kecil. Di tahun 1970-an motor bermesin 2 tak benar-benar menyingkirkan mesin-mesin 4 tak. Pada tahun 1979, Honda berusaha mengembalikan mesin 4 tak di kelas puncak dengan menurunkan motor NR500, namun proyek ini gagal, dan di tahun 1983 Honda bahkan meraih kemenangan dengan motor 500cc 2 tak miliknya. Pada tahun 1983, kelas 350cc akhirnya dihapuskan. Kelas 50cc kemudian digantikan oleh kelas 80cc di tahun 1984, tetapi kelas yang sering didominasi oleh pembalap dari Spanyol dan Italia ini akhirnya ditiadakan pada tahun 1990. Kelas sidecars juga ditiadakan dari kejuaraan dunia di tahun 1990-an, menyisakan kelas 125cc, 250cc, dan kelas 500cc.
GP 500, kelas yang menjadi puncak balap motor Grand Prix, telah berubah secara dramatis pada tahun 2002. Dari pertengahan tahun 1970-an sampai 2001 kelas puncak dari balap GP ini dibatasi 4 silinder dan kapasitas mesin 500cc, baik jenis mesin 4 tak ataupun 2 tak. Akibatnya, yang mampu bertahan adalah mesin 2 tak, yang notabene menghasilkan tenaga dan akselerasi yang lebih besar. Pada tahun 2002 sampai 2006 untuk pertama kalinya pabrikan diizinkan untuk memperbesar kapasitas total mesin khusus untuk mesin 4 tak menjadi maksimum 990cc, dan berubah menjadi 800cc di musim 2007. Pabrikan juga diberi kebebasan untuk memilih jumlah silinder yang digunakan antara tiga sampai enam dengan batas berat tertentu. Dengan dibolehkannya motor 4 tak ber-cc besar tersebut, kelas GP 500 diubah namanya menjadi MotoGP. Setelah tahun 2003 tidak ada lagi mesin 2 tak yang turun di kelas MotoGP. Untuk kelas 125cc dan 250cc secara khusus masih menggunakan mesin 2 tak.
Balap untuk kelas MotoGP saat ini diselenggarakan sebanyak 17 seri di 15 negara yang berbeda (Spanyol menggelar 3 seri balapan). Balapan biasa digelar setiap akhir pekan dengan beberapa tahap. Hari Jum’at digelar latihan bebas dan latihan resmi pertama, kemudian hari Sabtu dilaksanakan latihan resmi kedua dan QTT, di mana para pembalap berusaha membuat catatan waktu terbaik untuk menentukan posisi start mereka. Balapan sendiri digelar pada hari Minggu, meskipun ada seri yang digelar hari Sabtu yaitu di Belanda dan Qatar. Grid (baris posisi start) terdiri dari 3 pembalap perbaris dan biasanya setiap seri balap diikuti oleh sekitar 20 pembalap. Balapan dilaksanakan selama sekitar 45 menit dan pembalap berlomba sepanjang jumlah putaran yang ditentukan, tanpa masuk pit untuk mengganti ban atau mengisi bahan bakar. Balapan akan diulang jika terjadi kecelakaan fatal di awal balapan. Susunan grid tidak berubah sesuai hasil kualifikasi. Pembalap boleh masuk pit jika hanya untuk mengganti motor karena hujan saat balapan.

Legendaris MotoGP


  • Giacomo Agostini (Italia) 15 x juara dunia, 122 kemenangan di semua kelas
  • Angel Nieto (Spanyol) 13 x juara dunia, 90 kemenangan di semua kelas
  • Carlo Ubbiali (Italia) 9 x juara dunia, 39 kemenangan di semua kelas
  • Mike Hailwood (GB) 9 x juara dunia, 76 kemenangan di semua kelas
  • John Surtees (GB) 7 x juara dunia, 38 kemenangan di semua kelas
  • Phil Read (GB) 7 x juara dunia, 52 kemenangan di semua kelas
  • Geoffrey Duke (GB) 6 x juara dunia, 33 kemenangan di semua kelas
  • Mick Doohan (Australia) 5 x juara dunia, 54 kemenangan di semua kelas
  • Anton Mang (Jerman) 5 x juara dunia, 42 kemenangan di semua kelas
  • Eddie Lawson (USA) 4 x juara dunia, 31 kemenangan di semua kelas
  • Wayne Rainey (USA) 3 x juara dunia, 24 kemenangan di semua kelas
  • Kenny Roberts (USA) 3 x juara dunia, 24 kemenangan di semua kelas
  • Freddie Spencer (AS) 3 x juara dunia, 27 kemenangan di semua kelas
  • Barry Sheene (GB) 2 x juara dunia, 23 kemenangan di semua kelas
  • Daijiro Kato (Jepang) 1 x juara dunia, 17 kemenangan di semua kelas
  • Wayne Gardner (Australia) 1 x juara dunia, 18 kemenangan di semua kelas
  • Kevin Schwantz (USA) 1 x juara dunia, 25 kemenangan di semua kelas

Profil Sirkuit



Losail Qatar Length : 5.380 m. / 3,343 miles
Width : 12m
Left corners : 6
Right corners : 10
Longest straight : 1.068 m. / 0,664 miles
Constructed : 2004
Modified :

Jerez Spain Length : 4.423 m. / 2,748 miles
Width : 11m
Left corners : 5
Right corners : 8
Longest straight : 607 m. / 0,377 miles
Constructed : 1986
Modified : 2002

Motegi Jepang Length : 4.801 m. / 2,983 miles
Width : 15m
Left corners : 6
Right corners : 8
Longest straigh t: 762 m. / 0,473 miles
Constructed : 1997
Modified : 1997

  Estoril Portugal Length : 4.182 m. / 2,599 miles
Width : 14m
Left corners : 4
Right corners : 9
Longest straigh t: 986 m. / 0,613 miles
Constructed : 1972
Modified : 2006
  Le Mans Perancis Length : 4.180 m. / 2,597 miles
Width : 13m
Left corners : 4
Right corners : 9
Longest straight : 674 m. / 0,419 miles
Constructed : 1966
Modified : 2008
  Catalunya Spain Length : 4.727 m. / 2,937 miles
Width : 12m
Left corners : 5
Right corners : 8
Longest straight : 1.047 m. / 0,651 miles
Constructed : 1991
Modified : 1995
  Silverstone Great Britain Length : 5.902 m. / 3,667 miles
Width : 17m
Left corners : 8
Right corners : 10
Longest straight : 800 m. / 0,497 miles
Constructed : 1948
Modified : 2010
  Assen Netherlands Length : 4.542 m. / 2,822 miles
Width : 14m
Left corners : 6
Right corners : 12
Longest straight : 487 m. / 0,303 miles
Constructed : 1955
Modified : 2010
  Mugello Italy Length : 5.245 m. / 3,259 miles
Width : 14m
Left corners : 6
Right corners : 9
Longest straight : 1.141 m. / 0,709 miles
Constructed : 1974
Modified :
  Sachsenring Germany Length : 3.671 m. / 2,281 miles
Width : 10m
Left corners : 10
Right corners : 3
Longest straight : 700 m. / 0,435 miles
Constructed : 1996
Modified : 2003
  Laguna Seca United States Length : 3.610 m. / 2,243 miles
Width : 15m
Left corners : 7
Right corners : 4
Longest straight : 453 m. / 0,281 miles
Constructed : 1957
Modified : 1996
  Brno Chezh Republic Length : 5.403 m. / 3,357 miles
Width : 15m
Left corners : 6
Right corners : 8
Longest straight : 636 m. / 0,395 miles
Constructed : 1987
Modified : 1996
  Indianapolis USA Length : 4.216 m. / 2,620 miles
Width : 16m
Left corners : 10
Right corners : 6
Longest straight : 872 m. / 0,542 miles
Constructed : 1909
Modified : 2007
  Misano Italy Length : 4.226 m. / 2,626 miles
Width : 14m
Left corners : 6
Right corners : 10
Longest straight : 565 m. / 0,351 miles
Constructed : 1969
Modified : 2008
  Motorland Aragon Spain Length : 5.078 m. / 3,155 miles
Width : 15m
Left corners : 10
Right corners : 7
Longest straight : 968 m. / 0,601 miles
Constructed : 2009
Modified :
  Phillip Island Australia Length : 4.448 m. / 2,764 miles
Width : 13m
Left corners : 7
Right corners : 5
Longest straight : 900 m. / 0,559 miles
Constructed : 1956
Modified : 1988
  Sepang Malaysia Length : 5.548 m. / 3,447 miles
Width : 25m
Left corners : 5
Right corners : 10
Longest straight : 920 m. / 0,572 miles
Constructed : 1998
Modified :
  Cumunitat Valenciana Spain Length : 4.005 m. / 2,489 miles
Width : 12m
Left corners : 9
Right corners : 5
Longest straight : 876 m. / 0,544 miles
Constructed : 1999
Modified :